About


Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

17 September 2013

Photoscape

Photoscape is a fun and easy photo editing software that enables you to fix and enhance photos.

Key Features
  • Viewer: View photos in your folder, create a slideshow
  • Editor: resizing, brightness and color adjustment, white balance, backlight correction, frames, balloons, mosaic mode, adding text, drawing pictures, cropping, filters, red eye removal, blooming, paint brush, clone stamp, effect brush
  • Batch editor: Batch edit multiple photos
  • Page: Merge multiple photos on the page frame to create one final photo
  • Combine: Attach multiple photos vertically or horizontally to create one final photo
  • Animated GIF: Use multiple photos to create a final animated photo
  • Print: Print portrait shots, carte de visites(CDV), passport photos
  • Splitter: Slice a photo into several pieces
  • Screen Capture: Capture your screenshot and save it
  • Color Picker: Zoom in on images, search and pick a color
  • Rename: Change photo file names in batch mode
  • Raw Converter: Convert RAW to JPG
  • Paper Print: Print lined, graph, music and calendar paper
  • Face Search: Find similar faces on the Internet 

Source : http://www.photoscape.org/ps/main/index.php
Link download : Photoscape

18 Desember 2012

Menggabungkan Beberapa File PDF dengan PDF Binder

Pada waktu – waktu tertentu, anda mungkin memerlukan software yang bisa menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu. Misalnya anda memiliki beberapa chapter ebook yang terpisah dan ingin menggabungkannya. Atau mungkin partner team dalam project anda mengirimkan masing – masing bagian hasil kerja mereka dalam PDF dan anda ingin menggabungkannya. Atau mungkin beberapa jurnal ilmiah dengan tema tertentu ingin anda gabungkan menjadi satu.

Ada banyak software yang bisa anda gunakan untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu, namun sebagian besar dari mereka berat di resource dan berharga mahal. Kalaupun ada yang murah / gratis tapi bajakan..hmmm.. :thumbdown
Tapi tenang saja, jika anda menginginkan software yang bisa anda gunakan untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu, tidak berat di resource, gratis dan legal..maka PDF Binder adalah solusinya. 


PDF Binder adalah software gratis dan legal yang bisa anda gunakan untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu. PDF Binder bisa anda gunakan di komputer yang bersistem operasi windows. Dengan PDF Binder anda cukup melakukan drag and drop file PDF yang ingin anda gabungkan menjadi satu. Anda juga bisa mengubah urutan – urutannya sebelum digabungkan. Jika anda sudah selesai mengatur semuanya, cukup klik tombol “Bind” dan semua akan beres secara otomatis.
Mudah, ringan, cepat dan gratis. download PDF Binder sekarang juga.

Source : PDF Binder

12 Desember 2012

UPY Wisuda 508 Sarjana



YOGYA (KRjogja.com) - Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mewisuda 508 sarjana baru S1 dan S2 di kampus setempat, Selasa (11/12). Para wisudawan rata-rata menyelesaikan masa studinya untuk S1 selama tiga tahun delapan bulan dan S2 dua tahun satu bulan.
Para wisudawan diantaranya 30 lulusan Program Pasca Sarjana Program Studi (Prodi) Pendidikan IPS S2 dan 478 Program S1. Untuk Progam S1 dengan rincian Fakultas Teknik Prodi Teknik Informatika 31 lulusan. Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi 2 lulusan. Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi 9 lulusan, Prodi Manajemen 14 lulusan.
Sementara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Matematika 32 lulusan, Prodi Bimbingan dan Konseling 176 lulusan, Prodi PPKn 36 lulusan, Prodi Pendidikan Sejarah 47 lulusan, Prodi Pendidikan Guru SD 102 lulusan, Program Sarjana Kependidikan Bagi Guru dalam Jabatan Pendidikan Guru SD 27 lulusan, Progam Sarjana Kependidikan Bagi Guru dalam Jabatan Pendidikan Sejarah 2 lulusan.
Rektor UPY, Dra Hj Sri Pawiti MPd mengungkapkan, pada wisuda tersebut wisudawan terbaik untuk Program Pasca Sarjana Prodi Pendidikan IPS diraih Dwi Yuningsih MPd dengan Indeks Prestasi 3,93. Kemudian untuk S1 Fakultas Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan dengan Trialislah SPd dengan Indeks Prestasi 3,86.
Menurut Sri Pawiti, wisuda yang bersamaan dengan dies natalis ke 50, prestasi wisudawan dan wisudawati cukup memuaskan. Program S1 11 orang lulus dengan predikat memuaskan, 399 orang dengan predikat sangat memuaskan dan 68 orang dengan pujian. Program Pasca Sarjana  1 orang lulus dengan predikat memuaskan, 21 orang sangat memuaskan dan 8 orang dengan pujian
Source : UPY 2012

8 September 2012

Statistika

1. Rumus Rataan Hitung (Mean)
Rata-rata hitung dihitung dengan cara membagi jumlah nilai data dengan banyaknya data. Rata-rata hitung bisa juga disebut mean.
a) Rumus Rataan Hitung dari Data Tunggal

b) Rumus Rataan Hitung Untuk Data yang Disajikan Dalam Distribusi Frekuensi

Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = data ke-i
c) Rumus Rataan Hitung Gabungan
2. Rumus Modus
a. Data yang belum dikelompokkan
Modus dari data yang belum dikelompokkan adalah ukuran yang memiliki frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan mo.
b. Data yang telah dikelompokkan
Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:

Dengan : Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus) i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya
3. Rumus Median (Nilai Tengah)
a) Data yang belum dikelompokkan
Untuk mencari median, data harus dikelompokan terlebih dahulu dari yang terkecil sampai yang terbesar.

b) Data yang Dikelompokkan

Dengan : Qj = Kuartil ke-j
j = 1, 2, 3
i = Interval kelas
Lj = Tepi bawah kelas Qj
fk = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Qj
f = Frekuensi kelas Qj
n = Banyak data
4. Rumus Jangkauan ( J )
Selisih antara nilai data terbesar dengan nilai data terkecil.
5. Rumus Simpangan Quartil (Qd)
6. Rumus Simpangan baku ( S )

7. Rumus Simpangan rata – rata (SR)

8. Rumus Ragam (R)
Contoh soal statistika
Tabel 1.1 dibawah ini:
Jawab :




Source : Statistik

Peluang

1) Permutasi

Permutasi adalah susunan unsur-unsur yang berbeda dalam urutan tertentu. Pada permutasi urutan diperhatikan sehingga
Permutasi k unsur dari n unsur adalah semua urutan yang berbeda yang mungkin dari k unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda. Banyak permutasi k unsur dari n unsur ditulis atau .
Permutasi siklis (melingkar) dari n unsur adalah (n-1) !

Contoh permutasi siklis :
Suatu keluarga yang terdiri atas 6 orang duduk mengelilingi sebuah meja makan yang berbentuk lingkaran. Berapa banyak cara agar mereka dapat duduk mengelilingi meja makan dengan cara yang berbeda?
Jawab :
Banyaknya cara agar 6 orang dapat duduk mengelilingi meja makan dengan urutan yang berbeda sama dengan banyak permutasi siklis (melingkar) 6 unsur yaitu :
2) Kombinasi
Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk Setiap himpunan bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k unsur dari n yang dilambangkan dengan ,
Contoh :
Diketahui himpunan .
Tentukan banyak himpunan bagian dari himpunan A yang memiliki 2 unsur!
Jawab :

Banyak himpunan bagian dari A yang memiliki 2 unsur adalah C (6, 2).

Cara cepat mengerjakan soal kombinasi
dengan penulisan nCk, hitung 10C4
kita langsung tulis 4 angka dari 10 mundur lalu dibagi 4!, yaitu 10.9.8.7 dibagi 4.3.2.1
jadi 10C4 = 10x9x8x7 / 4x3x2x1
Ohya jika ditanya 10C6 maka sama dengan 10C4, ingat 10C6=10C4. contoh lainnya
20C5=20C15
3C2=3C1
100C97=100C3

Peluang Matematika
1. Pengertian Ruang Sampel dan Kejadian
Himpunan S dari semua kejadian atau peristiwa yang mungkin mucul dari suatu percobaan disebut ruang sampel. Kejadian khusus atau suatu unsur dari S disebut titik sampel atau sampel. Suatu kejadian A adalah suatu himpunan bagian dari ruang sampel S.
Contoh:
Diberikan percobaan pelemparan 3 mata uang logam sekaligus 1 kali, yang masing-masing memiliki sisi angka ( A ) dan gambar ( G ). Jika P adalah kejadian muncul dua angka, tentukan S, P (kejadian)!
Jawab :
S = { AAA, AAG, AGA, GAA, GAG, AGG, GGA, GGG}
P = {AAG, AGA, GAA}
2. Pengertian Peluang Suatu Kejadian
Pada suatu percobaan terdapat n hasil yang mungkin dan masing-masing berkesempatan sama untuk muncul. Jika dari hasil percobaan ini terdapat k hasil yang merupakan kejadian A, maka peluang kejadian A ditulis P ( A ) ditentukan dengan rumus :
Contoh :
Pada percobaan pelemparan sebuah dadu, tentukanlah peluang percobaan kejadian muncul bilangan genap!
Jawab : S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6} maka n ( S ) = 6
Misalkan A adalah kejadian muncul bilangan genap, maka:
A = {2, 4, 6} dan n ( A ) = 3
3. Kisaran Nilai Peluang Matematika
Misalkan A adalah sebarang kejadian pada ruang sampel S dengan n ( S ) = n, n ( A ) = k dan
Jadi, peluang suatu kejadian terletak pada interval tertutup [0,1]. Suatu kejadian yang peluangnya nol dinamakan kejadian mustahil dan kejadian yang peluangnya 1 dinamakan kejadian pasti.
4. Frekuensi Harapan Suatu Kejadian
Jika A adalah suatu kejadian pada frekuensi ruang sampel S dengan peluang P ( A ), maka frekuensi harapan kejadian A dari n kali percobaan adalah n x P( A ).
Contoh :
Bila sebuah dadu dilempar 720 kali, berapakah frekuensi harapan dari munculnya mata dadu 1? Jawab :
Pada pelemparan dadu 1 kali, S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6 } maka n (S) = 6.
Misalkan A adalah kejadian munculnya mata dadu 1, maka:
A = { 1 } dan n ( A ) sehingga :
Frekuensi harapan munculnya mata dadu 1 adalah
5. Peluang Komplemen Suatu Kejadian
Misalkan S adalah ruang sampel dengan n ( S ) = n, A adalah kejadian pada ruang sampel S, dengan n ( A ) = k dan Ac adalah komplemen kejadian A, maka nilai n (Ac) = n – k, sehingga :

Jadi, jika peluang hasil dari suatu percobaan adalah P, maka peluang hasil itu tidak terjadi adalah (1 – P).
Peluang Kejadian Majemuk
1. Gabungan Dua Kejadian
Untuk setiap kejadian A dan B berlaku :
Catatan : dibaca “ Kejadian A atau B dan dibaca “Kejadian A dan B”
Contoh :
Pada pelemparan sebuah dadu, A adalah kejadian munculnya bilangan komposit dan B adalah kejadian muncul bilangan genap. Carilah peluang kejadian A atau B!
Jawab :
2. Kejadian-kejadian Saling Lepas
Untuk setiap kejadian berlaku Jika . Sehingga Dalam kasus ini, A dan B disebut dua kejadian saling lepas.
3. Kejadian Bersyarat
Jika P (B) adalah peluang kejadian B, maka P (A|B) didefinisikan sebagai peluang kejadian A dengan syarat B telah terjadi. Jika adalah peluang terjadinya A dan B, maka Dalam kasus ini, dua kejadian tersebut tidak saling bebas.
4. Teorema Bayes
Teorema Bayes(1720 – 1763) mengemukakan hubungan antara P (A|B) dengan P ( B|A ) dalam teorema berikut ini :
5. Kejadian saling bebas Stokhastik
(i) Misalkan A dan B adalah kejadian – kejadian pada ruang sampel S, A dan B disebut dua kejadian saling bebas stokhastik apabila kemunculan salah satu tidak dipengaruhi kemunculan yang lainnya atau : P (A | B) = P (A), sehingga:
Sebaran Peluang
1. Pengertian Peubah acak dan Sebaran Peluang.
Peubah acak X adalah fungsi dari suatu sampel S ke bilangan real R. Jika X adalah peubah acak pada ruang sampel S denga X (S) merupakan himpunan berhingga, peubah acak X dinamakan peubah acak diskrit. Jika Y adalah peubah acak pada ruang sampel S dengan Y(S) merupakan interval, peubah acak Y disebut peubah acak kontinu. Jika X adalah fungsi dari sampel S ke himpunan bilangan real R, untuk setiap dan setiap maka:
Misalkan X adalah peubah acak diskrit pada ruang sampel S, fungsi masa peluang disingkat sebaran peluang dari X adalah fungsi f dari R yang ditentukan dengan rumus berikut :
2. Sebaran Binom
Sebaran Binom atau Distribusi Binomial dinyatakan dengan rumus sebagai berikut :

Dengan P sebagai parameter dan
Rumus ini dinyatakan sebagai:
untuk n = 0, 1, 2, …. ,n
Dengan P sebagai parameter dan
P = Peluang sukses
n = Banyak percobaan
x = Muncul sukses
n-x = Muncul gagal

Source : Peluang